Gold Fish

Favim.com-15742

Drama-Fantasy Story

Sharon adalah anak yang cantik dan penyuka Ikan Mas. Ia terobsesi dengan ikan itu, padahal ia masih seumuran anak SD. Boneka dan mainan masak-masakan, dan yang lainnya tidak bisa mempengaruhi Sharon. Sharon tetap pada tempatnya yaitu mencintai Ikan Mas. Ayahnya membelikannya seekor Ikan Mas, ia menjadi girang, mengeluarkan tanduk cintanya pada seekor Ikan Mas itu. Karena terlalu mencintai ikan tersebut, ia menjadi lupa pada tugas-tugas disekolahnya, nilai tugas dan ulangannya menjadi jelek semua, teman-temannya yang dulunya ia ingin ajak bermain, Sharon menolak mereka, ia ingin bermain dengan Ikan Mas-nya yang ia beri nama Goldie.

Karena kecewa dengan puinya, ibunya memarahi dan menegur Sharon agar tidak terlalu berlebihan kepada ikan mas kesayangannya yang bernama Goldie itu. Tapi Sharon tidak mendengar tegurannya melainkan hanya melihat kearah akuarium kecilnya yang merasa bahwa Goldie menunggunya untuk bermain. Ia melihat wajah Goldie yang bersedih melihat ibunya dengan tampang galak itu.

Tetapi itu benar-benar terjadi, ikan mas itu tidak seperti ikan peliharaan lainnya, Goldie merasa ia sudah seperti sahabat terbaiknya didunia ini. Ini sudah menjadi ikatan karma baginya. Sharon dan Goldie memang harus bersama. Saat pergi kesekolah, ayahnya yang memberi makan Goldie, tapi Goldie tidak seperti ia berteman dengan Sharon. Giliran Sharon pulang, Goldie merasa senang dan menatap majikan kecilnya itu, seperti anjing  menatap pada majikannya. Sharon terlihat senang melihat Goldie.

Suatu malam hari, sesudah makan malam, Sharon berbicara pada Goldie dan tahu tidak? Goldie benar-benar menganggukan kepalanya seperti seseorang mendengarkan orang lain berbicara. “Hah?! Kau mengerti ucapanku?” kata Sharon terkejut. Goldie lagi-lagi menganggukan kepalanya tanda ia mengerti. Sharon semakin mencintai Goldie. Ia memperlakukan Goldie hampir seperti adiknya dan seperti pacarnya. Disekolah ada beberapa teman perempuannya menyukai cowok-cowok, tapi Sharon tidak tertarik. Ia hanya tertarik pada Goldie.

Pada suatu hari, Sharon sedang mandi dan ingin membawa Goldie kekamar mandi dan memasukannya didalam ember besar berwarna putih transparan. Goldie melompat-lompat disekitar ember tersebut menandakan bahwa ia girang ditempatkan keember yang lebih luas. Sharon bermain air bersamanya dan masuk kedalam ember besar dan luas tersebut dan memegangGoldie dengan pelan. Goldie bukannya kabur berenang seperti ikan lainnya, ia justru mencium-cium telapak tangan Sharon. Mereka memang bersenang-senang, hampir setengah jam mereka bermain dikamar mandi dan ibu dan ayahnya tentu merasa heran mengapa begitu terobsesinya dia terhadap binatang air tawar tersebut.

Berbulan-bulan kemudian, Sharon didiagnosa sakit demam berdarah. Ia mimisan terus-menerus dan tubuhnya semakin panas. Badannya lemas terus. Ia dibawah kerumah sakit tetapi Sharon lupa pamit pada Goldie. Goldie hanya melihat Sharon keluar rumah entah kemana, Goldie’pun hanya menunggu untuk kedatangan ia kembali.

Setelah beberapa minggu berada dirumah sakit, Sharon selalu cemas akan keberadaan Goldie, ia takut selama menginap dirumah sakit, ia takut terjadi apa-apa dengan Goldie. Pada malam harinya, ia tertidur diranjang rumah sakit yang setengah gelap dan tidur bercampur dengan pasien-pasien sebelahnya. Tiba-tiba ia mendengar aliran air yang deras sekali. Ia membuka matanya langsung, bangkit dari ranjang rumah sakit dengan infus yang masih menempel ditangannya. Ia mengedipkan matanya sekali.. tiba-tiba…

conductor_of_the_goldfish_waltz_by_cypherx-d5dc3z1

Semua yang berada ditubuhnya penuh terapung dipermukaan air. Sharon panik dan kebingungan kenapa ada banjir disini? Kemudian ia terkejut bahwa ia bisa berenang dan ia sehat kembali dan infusnya terlepas dari tangannya. Sharon merasa senang tapi ia masih bingung, kemudian disekelilingnya, ia melihat sesuatu yang bersinar, sesuatu itu memunculkan dirinya dan melompat, ternyata… Ikan Mas.

golden_fish_by_thezork-d5y2oo6

Sharon tersenyum  dan melupakan rasa bingungnya itu lalu mencoba memegang ikan mas yang benar-benar terbuat dari emas itu dengan pelan-pelan. Ikan mas itu mencium telapak tangannya dan Sharon semakin gembira kemudian ia mencoba menyelam kedalam dan ia terkejut lagi bahwa ia bisa bernafas dan melihat didalam air. Didalam air ia menyelam melihat cahaya-cahaya emas yang indah dari ikan-ikan mas tersebut. Ia melihat semua perabotan rumah sakit melayang dalam air. Kemudian Sharon melihat semua ikan-ikan menuju kearah yang sama, tempatnya semakin gelap disana jika para ikan-ikan pergi tidak menerangi tempat itu. Sharon berenang mengikuti mereka, berenang menuju koridor-koridor rumah sakit, tempatnya disana sepi dan cukup menakutkan bagi Sharon tapi salah satu Ikan Mas mengeluskan kepalanya pada pipi Sharon. Sharon tersenyum lalu kembali mengikuti mereka.  Sharon dan sekumpulan ikan mas melihat sesuatu yang bersinar diluar jendela.  Mereka semua keluar dari jendela itu, begitupun dengan Sharon berenang keluar menuju tempat yang bersinar itu dan terkejutnya Sharon. Ia berada dikolam air tawar yang luas penuh dengan Ikan-ikan Mas bersinar. Sharon tersenyum lalu melihat-lihat lagi kearah atas dan ingin mengetahui apa yang ada dipermukaan air. Tiba-tiba ia terkejut sekaligus kagum dan girang karena disekitarnya itu memanglah dunia impiannya, penuh Ikan Mas yang indah, dilangit awan yang cerah ia melihat Ikan-ikan Mas raksasa terbang menghias langit. Sharon keluar dari kolam air tawar dan berlari-lari dengan semangat mengtari padang rumput dan pepohonan yang rindang dan disambut oleh Ikan Mas kecil yang bisa terbang dan bernafas didarat. Sharon tambah senang dan bersenang-senang disana sepuasnya,”Yuuuhhhuuu!!! Ini pasti surga!”

Beberapa jam kemudian, ia jauh-jauh lagi berlari ingin mengetahui tempat fantasi yang ia idamkan. Tiba-tiba saja..  dihadapan ia ada akuarium kecil yang berisi ikan mas kecil. Sharon mendekatinya dan ia menyadari bahwa itu adalah,”Goldie?!”

Sharon tersenyum gembira lalu memasukan tangan kirinya kedalam. Goldie menatap dirinya lalu melompat tinggi dan berubah menjadi ikan mas yang indah, memiliki sayap, dan bernafas diudara segar. Sharon gembira lalu berkata,”Wah, hebat kamu Goldie.”

Sharon tidak tahu apa-apa lagi didalam pikirannya, kenapa ia sampai disitu dan bagaimana caranya? Sharon tidak berpikir lagi tentang orang tuanya, teman-temannya dan dunia nyatanya. Mereka berdua bersenang-senang didunia itu, ditempat banyak ikan-ikan mas berkumpul disana dan jenis ikan yang lainnya dan sudah pastilah memang itu ikatan karma mereka.

******

Sebenarnya… yang terjadi adalah…

Sharon sudah mengalami kondisi yang kritis dan Sharon benar… yang ia tempati itu benar-benar surga. Keesokan harinya Sharon terbaring didalam peti mati disebuah rumah duka, ibunya sedih dan menangis. Karena demam berdarah yang semakin parah akhirnya ia meninggal. Sayang memang… ia masih muda seumuran anak kelas 5 SD.

Karena beberapa minggu lalu  Sharon tak kembali kerumah dan menginap dirumah sakit dan Goldie tidak mau makan makanan yang diberikan ayahnya. Ia menjadi lemas dan akhirnya mati. Karma membawa mereka berdua ketempat indah itu lagi. ayah dan ibunya heran kenapa mereka berdua bisa tiada dalam waktu yang bersamaan. Tapi siapa yang tahu…?

Mereka memang teman sejati dan tidak bisa dipisahkan…

goldfish

THE END

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s