Wake Up, Survive, Sleep (part 6)

30911 berjalan-jalan ditengah-tengah keramaian orang yang melihatnya, banyak pengungsi-pengungsi tinggal disana, mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Orang-orang yang melihat 30911 rasanya sangat aneh. Mungkin takut ditembak olehnya, atau dibantai olehnya. 30911 tidak takut dan tidak merasa aneh juga, karena ia telah mengetahui cerita sebenarnya. Orang-orang yang mendampingi 30911 dari depan dan belakang mengawalnya seperti artis. 30911 dibawa ketempat panggung tertinggi, sepertinya gedung ini bekas teater.

“Perhatikan semuanya!!” teriak salah satu laki-laki untuk menarik perhatian banyak orang. Semua orang tertuju melihat robot wanita itu. “Bos, giliranmu.” kata seorang wanita itu kepada pria tua yang mirip Morgan Freeman tersebut.

“Baiklah semuanya, dengarkan baik-baik. hari ini kita akan ubah rencana sekali lagi. Dan perkenalkan apa yang baru saja kami dapat?” katanya sambil menunjuk 30911. 30911 hanya keheranan sambil melihat kesegala arah bahwa orang-orang melihat ia dengan kagum. “Aku tahu ia tidak mirip dengan kita tapi saya tahu bahwa robot ini bisa membantu kita.”

Kemudian salah satu orang berteriak protes,”Argh!! Jangan percaya dia! Siapa tahu dia penghianat dan siapa tahu ia membawa tentaranya kesini.” Setelah orang itu selesai bicara kemudian semua orang ikut protes, marah-marah, dan berisik. Kemudian salah seorang laki-laki berumur 18 tahun menembak kearah atas dan menjatuhkan lampu gantung, untung tidak mengenai siapapun. kemudian laki-laki itu berkata,”Dengarkan semua. Jika robot ini adalah pengkhianat, apakah robot ini yang menembak robot-robot raksasa itu? Apakah dia akan menolong kita?”

“Sudahlah Ryan, biar aku saja.” kata pria tua itu sambil memukul pundaknya pelan untuk menenangkannya. Orang yang bernama Ryan hanya menghela nafas lalu mundur beberapa langkah dari pria tua tersebut. Lalu pria tua tersebut berkata lagi,”Sekarang sekali lagi, dengarkan. Kita akan meminta bantuan 30911 untuk membuat senjata dan teknologi untuk mengalahkan G1010. Berkat bantuannya, kita bisa dengan mudah mengalahkan pasukan robot dan G1010 juga. kemudian ada lagi seseorang yang protes,”Tetap saja aku tidak akan menerima bantuanmu. Itu robot kejam dan tidak punya perasaan sama sekali.”

“30911, cobalah untk berbicara dengan mereka. Agar mereka tahu siapa dirimu.” kata pria tua itu sambil mempersilahkan ia berdiri dibagian paling atas agar bisa dilihat oleh semua orang. 30911 berdiri diatas sana, semua orang berdiam menunggu untuk mendengar ia berbicara kemudian 30911 mulai bicara….

“Saya akan membantu kalian….” kata 30911. Orang-orang hanya terkejut dan bingung.

“Yah, saya akan membantu kalian.” kata 30911 lagi,”Saya akan berikan beberapa informasi tentang G1010 dan saya akan membagikan ilmu saya kepada kalian tentang bagaimana caranya membuat teknologi dan senjata. kenapa saya melakukan ini? Karena saya sudah tahu.. saya sudah tahu cerita yang sebenarnya, saya kira manusia-manusialah yang kejam, mereka akan memusnahkan kami, ternyata saya baru sadar ternyata kalian yang menciptakan kami. Justru seharusnya kami yang takut pada kalian. Saya adalah robot baik sebenarnya… begitupun dengan tentara robot yang lain. saya akan membantu kalian.”

Setelah 30911 menyelesaikan kata-katanya, semua orang hanya diam saja, suasana menegang. Kemudian pria tua yang ada dibelakangnya tepuk tangan dengan keras, disusul oleh wanita disampingnya. Setelah itu sedikt orang yang bertepuk tangan. Setelah itu semua orang bersorak, bertepuk tangan gembira, ada juga yang berteriak saking senangnya.

“Apa yang baru saja kalian dengar tadi?! HUH?!” tanya pria tua itu dengan bersemangat sambil menunjuk 30911,”Kita akan merdeka, dunia damai!” anak-anak’pun juga senang dan bersorak karena orang tuanya bertepuk tangan atas bantuannya. 30911 hanya diam saja dan tersenyum tipis.

RobotGirl

******

Sementara itu dipuing-puing kota-kota yang rusak. Didalam sebuah gedung pusat perbelanjaan. B34 masih mencarinya dengan alat pelacak khusus yang diberikan G1010. B34 terbang keatas langit menjauhi puing-puing kota tersebut.

Didalam puing-puing tersebut, ada suara mikrophone yang memanggil,”21901, ini 20300, apa kau baik-baik saja?” Tiba-tiba.. BRAK! Puing-puing tersebut hancur dan robot itu keluar dari puing-puing kota yang berserakan disekitar mesinnya. “Yah, aku tidak apa-apa, hanya saja mesin terbangku tidak bisa berfungsi lagi.” kata 21901 sambil memeriksa program-program yang ada didalam mesinnya dengan pandangan dia sendiri.

“Apakah, mesin yang lainnya masih berfungsi dengan baik?” tanya 20300 lewat microphone tersebut. 21901 berkata,”Yah.. untung B34 sudah pergi, kalau tidak aku akan dimusnahkan dengan lasernya itu.”

Kemudian 21901 memutuskan untuk berjalan kaki saja.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s