WAKE UP, SURVIVE, SLEEP (PART 7)

Keesokan paginya, 30911 masih berada digedung itu, kali ini ia tidak diperintahkan untuk bertahan dari kekerasan dan perang lagi, kini ia diambil oleh manusia-manusia. Robot pertama yang berpihak kepada manusia, 30911 tidak tahu apa yang dipikirkan oleh manusia terhadap 30911. 30911 hanya diam saja mengikuti para manusia itu, ia didampingi oleh orang-orang yang sama yang menangkap dan menawarkan kesempatan untuk melindungi para manusia. 30911 dibawa kesuatu ruangan yang ukurannya menimalis, disana terdapat mesin-mesin elektronik yang canggih, disana terlihat seperti bengkel saja.

“Hai bos.” sapa seseorang yang berada didalam ruangan itu terhadap lelaki tua itu dan juga terhadap teman-teman yang lainnya. Laki-laki tua yang disebut ‘bos’ atau pemimpin itupun menyuruh pemuda itu untuk merias dan menata ulang 30911 dan kepada seorang wanita muda yang berada diruangan itu juga diminta untuk me-make up 30911. 30911 bingung apa yang dimaksud, apa itu merias? Apa itu make up? 

“Baiklah, akan kami usahakan agar ia terlihat lebih cantik.” kata seorang wanita itu sambil melepaskan helm anti radiasi. Lelaki tua itui menghadap 30911 dan berkata,”Jangan takut, mereka orang-orang yang baik. Kau tidak akan disakiti, kau cuma butuh perawatan. Kau ini wanita’kan? Kau ingin menjadi wanita seperti dia?” sambil menengok kearah wanita itu. Wanita itu hanya tersenyum dan melambaikan tangannya sebagai tanda ramah kepadanya. 30911 masih terheran-heran tapi ia ingin mencobanya, 30911 melihat manusia perempuan memang cantik dan sedikit-sedikit 30911 penasaran mereka seperti apa.

30911 akhirnya diurus oleh 2 orang tersebut, yang laki-laki menjelaskan 30911 untuk sedikit membongkar ulang komponen-komponen besinya, fitur-fitur mesinnya untuk diganti dengan yang baru. 30911 tidak melihat kejahatan dimata mereka, jadi 30911 setuju-setuju saja.

Hampir tiga seperempat jam, laki-laki muda itu mengubah 30911 menjadi manusia. Yang diciptakan hanya bagian kulit, rambut, wajah yang cantik, tapi tentu saja masih ada celah-celah kecil dikulit putihnya tersebut. Matanya diganti menjadi mata yang sungguhan tapi mata mesinnya tidak dibongkar jadi yang dirubah hanyalah bagian luar saja, darah tidak diciptakan, ia cuma meminum minyak sebagai bahan bakarnya.  Tubuhnya? sempurna! Proporsional! Seperti wanita yang sempurna, semuanya yang butuh terlihat dari luar diciptakan. Rambut? Kali ini pemuda itu menganggap kalau 30911 lebih cocok memakai rambut pendek.

Setelah ia dipakaikan baju, kali ini giliran wanita itu yang bertugas, seperti halnya wanita, wanita ini suka berbicara. Dan ini pengalaman pertamanya make up robot.”Yah ampun, aku senang sekali bisa bertemu denganmu. Ini merupakan pertama kalinya.” 30911 diam sejenak lalu berkata,”Yah, senang bertemu denganmu juga.” 30911 menunjukan senyum tipisnya yang manis terhadap wanita berpakaian serba hitam itu.

“Matamu warna hijau, rambutmu warna hitam putih, kau terlihat keren. Sepertinya aku akan memberikan nuansa hijau dan hitam saja yah?” kata wanita tersebut sambil membuka keranjang make upnya. “Kau ini siapa?” tanya 30911 akhirnya berani berbicara.

Wanita itu tersenyum lalu berkata,”Oh.. perkenalkan, namaku Joyce. Biasanya aku bekerja dibagian desain dan teknisi, tapi aku masih menyukai riasan wajah. Karena situasi seperti ini, tidak mungkin aku akan merias dizaman kacau ini. Tapi karena ada kamu, aku akan mempercantikmu seperti wanita lainnya.” 30911 mengangguk pelan, mereka berdua terdiam, kemudian wanita itu berbicara lagi,”Apakah kau yakin? Kau akan membantu kami? Memberikan ilmumu kepada kita untuk mengalahkan pimpinanmu? Apakah kamu tidak merasa tersinggung selagi kamu memiliki zat perasaan tersebut?” 30911 tidak tahu harus berkata apa, tetapi setelah lipstick hitam kecoklatan tersebut selesai digores dibibirnya, robot cantik itu hanya tersenyum dan menjawabnya,”Setelah aku sudah dijelaskan dengan baik oleh kalian semua, aku sadar bahwa aku telah ditipu.” Wanita itu mendengarkan dengan baik, dan 30911 melanjutkannya lagi,”G1010 telah menipuku, aku kira kalianlah yang jahat, tenyata kalian tidak sejahat yang kami kira.”

“Kami?” tanya wanita itu sambil membereskan alat-alat make up’nya.  30911 menjawab lagi,”Aku dan teman-temanku terjebak dalam kebohongannya, G1010 hanya menyuruh kami berperang dan memusnahkan kalian selesai kalian kabur, kamipun istirahat sampai dipanggil lagi untuk berperang.”

Wanita itu mengangguk mengerti lalu berkata,”Sayang sekali kamu cuma seorang diri ingin membantu kami, teman-temanmu berada disana terjebak.” 30911 tersenyum tipis dan berkata,”Tidak apa-apa.”

Setelah penampilan 30911 sudah rapi, berpenampilan menarik, dan tentu saja cantik. semua orang yang melihatnya tersenyum dan bersikap ramah padanya, sama seperti manusia. “Kau akan berkelakuan seperti kami, kau bebas kali ini, kami akan mengajarimu semua tentang manusia dan kau akn memahaminya.” kata laki-laki tua itu sambil mengajaknya keliling-keliling pengungsian.

*****

21901 masih berjalan dikejauhan bahkan berlari dengan kencang untuk mencari 30911, sambil mencari minyak-minyak bekas, baterai yang bisa berfungsi sebagai bahan bakar mesinnya, ia juga berbicara dengan 20300 untuk memberi info apa yang terjadi.

Sementara itu B34 masih terbang sambil melihat-lihat kebawah untuk melihat apakah dibawah sana ada 30911 beserta manusia-manusia lainnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s