My Adventure To Java (Part 2)

Hallo semuanya, sorry, yng ini telat beberapa hari, padahal liburan sekolahnya udah selesai yah.. baiklah, baiklah… aku akan menceritakannya pada kalian. Jadi langsung saja yah.. setelah mengunjungi rumah dinosaurus yang ‘pervert’ itu, kita jalan terus sampai… Mungkid -> Sleman -> Yogyakarta, hmm.. waktu itu awalnya mau ke Prambanan sih.. tapi saudaraku bilang itu nanti saja karena tujuan kita mau ke… Bantul -> Wonosari -> Wonogiri -> Klaten -> Karanganyar -> MAGETAN!!!!

2. The Coldest Place

Kenapa aku bilang begitu?! Karena ini pertama kalinya aku merasa kedinginan setengah mati disuatu tempat. Puncak? Ah.. kecil! Ice World? Lu bisa keluar dari sana bung!! Magetan! No!! Rencananya sih… pengen ke Telaga Sarangan, tapi kami memutuskan untuk mencari hotel dulu, waktu itu sangat kapok sekali, karena waktu di Yogyakarta ingin mencari-cari hotel karena sudah jam 12 atau jam 1 dinihari… semua hotel yang ingin kita tempati penuh semua… akhirnya kami tertidur sampai pagi dimobil sempit-sempitan. Saranku begini, sebaiknya carilah hotel dulu sebelum pergi ketempat tujuan, jangan pernah mencari hotel tengah malam! Menurutku sebaiknya jam 8 atau jam 9 sudah mencari-cari hotelnya, karena itupun belum tentu juga cocok dengan hotel yang dimampiri.

 

Baiklah, sampai dimana tadi? Oh iya! Jadi akhrnya kita berhasil menemukan hotel yang tepat untuk bermalam. Yaitu di.. Telaga Mas International Hotel

wpid-2014-12-28_09-02-18.jpg

Maaf kalau fotonya panorama, aku hanya ingin memperlihatkan secara keseluruhan dan pemandangannya.. aku berada dibalkonnya, hmm… kalau ingin lebih jelas, coba lihat yang ini..

wpid-20141228090153.jpg

 

Yap… cukup indah bukan pemandangannya? Tapi… disana dingin banget! Brrrr… rasanya pengen mandi air anget aja deh..

Omong-omong soal air anget, ironisnya.. air anget dikamar yang kita tempati untuk sementara ini, keran air angetnya rusak dan…. bisa dibilang tidak bekerja. FUUUUUUU!!!

Jadi… apa yang aku lakukan? Terpaksa mandi air dingin situlah.. ternyata hotel tersebut juga tidak semuanya sempurna. Dari gedungnya saja indah dan bagus, itupun juga kamar bekas orang lain check out, jadi kamar itu semestinya kamar terakhir atau satu-satunya kamar yang tersisa dan kami menempatinya.. Tapi… yah mau bagaimana lagi, sudah terlanjur ambil disana daripada membereskan koper dan cari yang lain, mendingan menetap disana saja. Setelah beres-beres… kami juga punya waktu untuk jalan-jalan ke Telaga Sarangan, jadi kita meluangkan waktu untuk melihat-lihat.

10888753_772813516119894_728567647263487877_n

Ini bukan foto milikku, bukan aku yang memotretnya, ini milik bibiku. Jika kalian type Elita Lie di Facebook, anda akan disuguhi berbagai macam foto-foto hasil dari jepretannya, kebanyakan foto-fotonya berisi hasil dari perjalanan kemanapun ia pergi, hahaha… Yup.. seperti itulah kondisi dan penampilan telaga tersebut.

Telaga Sarangan atauย telaga pasir ini adalah sebuah telaga alami yang terletak di kaki Gunung Lawu, di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Berjarak sekitar 16 kilometer arah barat kota Magetan. Telaga ini luasnya sekitar 30 hektar dan berkedalaman 28 meter. Dengan suhu udara antara 18 hingga 25 derajat Celsius, pantessaaann.. ย Telaga Sarangan mampu menarik ratusan ribu pengunjung setiap tahunnya.

Telaga Sarangan juga merupakan obyek wisata andalan Magetan. Di sekeliling telaga terdapat dua hotel berbintang, 43 hotel kelas melati, dan 18 pondok wisata, yah.. salah satunya Telaga Mas International Hotel yang aku tempati waktu itu. Di samping puluhan kios cindera mata, pengunjung dapat pula menikmati indahnya Sarangan dengan berkuda mengitari telaga, atau mengendarai speed boat. Fasilitas obyek wisata lainnya pun tersedia, misalnya rumah makan, tempat bermain, pasar wisata, tempat parkir, tempat ibadah, dan taman. Hmm… soal berkuda itu… aku tidak ingin menaikinya karena waktu siang disana sangat ramai banyak pengunjung, ngapain? Yah, biasa.. selfie didepan telaganya, ada banyak orang bawa banyak belanjaan oleh-oleh, banyak orang jualan juga disana… pokoknya rame banget hampir tidak bisa bergerak. Speed boat? Yah… kami tidak waktu untuk menaiki itu, menurut saudara-saudaraku telaga itu biasa-biasa saja. Menurutku sih.. lumayan bagus juga daripada gak tujuan wisata yang lain, tempat ini juga bagus kok.

10409266_772813136119932_4438390501119589863_n

Sama juga… ini juga bukan foto milikku, ini milik Elita Lie sang fotografer, karena jikalau mengajak ia jalan-jalan, lebih banyak foto-fotonya daripada menikmati jalan-jalannya. Tapi, foto-fotonya bagus juga sih…

Siang-siang, aku hanya jalan-jalan melihat-lihat telaga dan menikmatinya saja… saat itu hpku lowbat, jadi tidak bisa kubawa. Yup…

Pada malam harinya, kami sekeluarga makan malam didekat-dekat telaga situ. Saranku untuk yang tidak tahan dengan dingin, bawalah jaket lebih dari satu, jadi kalian dobelin aja thu badan biar gak kedinginan. Pada malam hari Sarangan sangat dingin sekali! Aku kapok hanya membawa jaket satu, itupun jaketnya tipis seperti blazer. Karena aku butuh kehangatan, aku makan bubur dan wedang saja. Makan malam yang menjadi menu utama menurut warga dan pengunjung disana adalah sate kelinci, banyak kok tukang sate kelinci ‘bersarang’ didekat-dekat situ. Ternyata rasanya agak kenyal-kenyal gimana gitu, gak tahu deh itu karena bakarnya kurang matang atau memang dagingnya seperti itu. ๐Ÿ™‚

Ok.. tidur nyenyak dihotel itu dan paginya aku harus membeku didalam kamar mandi karena air panas tidak bekerja dan mandi air dingin disana…. Brrrr…

Hmmm… jadi, apa yang kalian pelajari? Bawa jaket kalo mau ketempat dingin yah.. hehehe… well… tanggapan? Tempat itu bagus, lumayan jadi objek wisata yang mampu mengisi waktu luang keluarga kalian dengan menikmati pemandangan danau dan merasakan hawa dingin dari tempat itu. Tidak ada yang aku keluhkan dari telaga atau danaunya karena wajar saja, tempat itu ramai, air danaunya juga jernih. Hanya saja.. kalian perlu meneliti hotel yang tersedia disitu untuk mendapatkan fasilitas yang lengkap.

Hmm.. untuk keperluan informasi, tugas sekolah, dan lain-lain… nih pake link ini aja…

http://id.wikipedia.org/wiki/Telaga_Sarangan

Sip.. pada keesokan harinya, siapin barang-barang, masukan koper kedalam mobil, starter engine-nya dan brruumm….

3. House of 3 Gods

Menempuh perjalanan panjang macet-macetan, sempit-sempitan, makan siang, dan akhirnya… di Klaten, kami mengunjungi Candi Prambanan.

wpid-20141229161800.jpg

Jangan kira aku perginya pada sore hari yah.. itu siang hari sebenarnya, cuma kamera hpku saja yang belum dikasih efek brightness-nya. Datang-datang kesana, kumpulan candi sudah didepan mata dan… tukang-tukang foto yang menurutku… membuatku tidak nyaman.

For your info, Candi Prambananย atau Candi Loro Jonggrang adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah. Berdasarkan prasasti Siwagrha nama asli kompleks candi ini adalah Siwagrha (bahasa Sanskerta yang bermakna ‘Rumah Siwa’), dan memang di garbagriha (ruang utama) candi ini bersemayam arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter yang menujukkan bahwa di candi ini dewa Siwa lebih diutamakan.

Kompleks candi ini terletak di kecamatan Prambanan, Sleman dan kecamatan Prambanan, Klaten, kurang lebih 17 kilometer timur laut Yogyakarta, 50 kilometer barat daya Surakarta dan 120 kilometer selatan Semarang, persis di perbatasan antara provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Letaknya sangat unik, Candi Prambanan terletak di wilayah administrasi desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman, sedangkan pintu masuk kompleks Candi Prambanan terletak di wilayah adminstrasi desa Tlogo, Prambanan, Klaten.

Candi ini adalah termasuk Situs Warisan Dunia UNESCO, candi Hindu terbesar di Indonesia, sekaligus salah satu candi terindah di Asia Tenggara. Arsitektur bangunan ini berbentuk tinggi dan ramping sesuai dengan arsitektur Hindu pada umumnya dengan candi Siwa sebagai candi utama memiliki ketinggian mencapai 47 meter menjulang di tengah kompleks gugusan candi-candi yang lebih kecil. Sebagai salah satu candi termegah di Asia Tenggara, candi Prambanan menjadi daya tarik kunjungan wisatawan dari seluruh dunia.

Menurut prasasti Siwagrha, candi ini mulai dibangun pada sekitar tahun 850 masehi oleh Rakai Pikatan, dan terus dikembangkan dan diperluas oleh Balitung Maha Sambu, di masa kerajaan Medang Mataram.

Udah.. udah.. stop! Gw tahu lu copas dari ‘profesor’.ย 

Yah… hmmm.. sorry, tapi begini lho? Tanpa website-website pengetahuan seperti itu, kita tidak tahu harus mengisi blog ini dengan apa, seperti belajar disekolah saja, tanpa internet bagaimana kalian tahu informasi-informasi sejarah yang harus kalian kerjakan?

Ok… ok… iya, iya dehh, kau benar..ย 

Hehehe.. senang bisa memberitahu. Baiklah… tahu gak apa yang kulakukan disana? Hanya jalan-jalan, foto-foto sana-sini, naik keatas puncak candi satu persatu, dan…. inilah foto-foto yang telah kujepret.

wpid-20141229161553.jpg

Ternyata bukan cuma aku saja yah yang mengabadikan moment ini…

wpid-20141229161617.jpg

Just keep walking.. just keep walking… just keep walking…

wpid-20141229163655.jpg

wpid-20141229162912.jpg

Mak… Mak!! Lihat!! Ada Air Asia QZ8501!!

Tahu darimana lu itu Air Asia?

Yah.. siapa tahu?? Siapa tahu aku menjepret hari terkhir Air Asia sebelum ia tenggelam. Hehehe…

wpid-20141229163823.jpg

wpid-20141229163836.jpg

Ini adalah hasil dari foto Macro, bunga-bunga terdapat diarea taman sekitar candi.

wpid-20141229163959.jpg

Aku membayangkan bagaimana aslinya yah waktu candi ini baru dibangun…?

wpid-20141229164112.jpg

Puing-puing….

wpid-20141229165013.jpg

Relief… aku penasaran dengan orang-orang yang membangn candi ini, zaman dulu’kan gak ada alat untuk mengangkat atau memindahkan batu, jadi dengan cara apa mereka membangun candi yang incredible ini?!

wpid-20141229170127.jpg

Nggak ada kerjaan, lumut lu poto!

Biarin, abisnya gw bosen…

wpid-20141229171523.jpg

Lihatlah sekali lagi candi itu? Tingginya, reliefnya, lapisan-lapisan batuannya, aku tidak habis pikir bagaimana cara orang-orang tersebut membangunnya.

wpid-20141229172214.jpg

Oh.. no! Tidak! Hei! Kalian semua! Area candi udah mau ditutup, sudah 1389 kali kalian selfie.

wpid-20141229173700.jpg

Astaga! Kalian ini! Orang dibelakang mau turun, kalian sudah berada disana selama 25 menit…

wpid-20141229174520.jpg

Hmmm? Aku berpikir-pikir tentang relief yang dibuat ini. Kalian lihat baik-baik deh dua figur tersebut, itu orang atau.. mahkluk lain? Karena aku melihat itu seperti manusia setengah burung, karena aku lihat badannya seperti burung, atau jangan-jangan itu Harpie? Makhluk mitologi Yunani itu? Ah… sudahlah, cuma Tuhan dan pembuatnya yang tahu.

wpid-20141229174758.jpg

Well… omong-omong, ini adalah salah satu bukti stupa yang terjatuh waktu gempa beberapa tahun yang lalu terjadi. Gak kebayang rasanya jika stupa itu terjatuh tepat dikepalamu.

Hmmm… sampai sini saja perjalanan kami berakhir. Apa yang aku lakukan lagi setelah ini? Yah… pulang.

Untuk info lebih jelas dan lengkap, klik link ini…

http://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Prambanan

Astaga! Melihatnya saja aku sudah menganguk-anggukan kepala dan bilang, “iya… iya.. iya,… iya…” sambil ngescroll sampe bawah. Huuff… harus kuakui guys and gals, aku bukanlah online reader sejati, bahkan aku tidak ada waktu untuk blogwalking. Saat melihat-lihat artikel yang isinya panjang-panjang, mataku terasa sepet dan mulai bosan, mungkin kalo lagi ingin tahu dan mood aja untuk menjadi online reader, aku juga tidak tahu bagaimana menurut kalian tentang blog ini, pasti kalian akan memperlakukan beberapa artikel dengan scroll, scroll sampe bawah dan hampir tidak dibaca. Tapi tidak apa-apa, aku senang mengetik dan menyebarkan pengalamanku lewat blog. Hmmm.. jari-jariku sudah pegal dan sepertinya cerita ini udah kelewat batas, panjang banget!!

Baiklah, tanggapanku untuk Prambanan! 5 jempol out of 2 jempol! Pokoknya asyik, menyenangkan, tempatnya bagus! Dan menjadikan kalian moment istimewa, disekolah dengan tampang bangganya kalian menceritakan kisah liburan ini terhadap teman-teman kalian, “Hi! Lihat! Ini fotoku waktu di Candi Prambanan!”

“Nobody Cares! Emang liburan gw??!”

Ok.. ๐Ÿ˜ฆ Baiklah, sampe disini saja sekarang. Petualanganku sudah berakhir dan aku harap kalian bisa mengambil hikmah dari apa yang kutulis, hehehe… ๐Ÿ˜€

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s