Our Earth History (Alien Interview part 2)

Hi Guys and gals…

Errr.. u said u want to delete this blog..?

 CURHAT ALERT : Kalo langsung mau baca ‘Alien Interview’, skip kebagian yang ada tanda ‘****’ )

Yes, but..  aku libur sekarang dan aku rasa aku terlalu malas untuk menghapusnya and i think… i’m gonna give this blog a chance, aku tidak expect apa-apa terhadap blog ini, blog ini cuma berisi pemikiran dari seorang gadis biasa yang mengalami ‘existential crisis’, cielaahh… hehehe…. *lebay* Well, the thing is.. aku selalu dilanda suka menunda-nunda dan aku rasa saatnya untuk kembali kepada diriku yang sebenarnya.. maksudnya sudah lama tidak bertemu sekarang reuniting with her again…(?) ngerti gk? Kayak nostalgia gitu rasanya, but this time, it’s more than just ‘that’. Misalnya, contohnya aku aja yah.. aku juga gak tahu dipengaruhi lingkungan atau diriku sendiri aja yang males, but i feel… waktu dulu aku seneng banget ngegambar, painting, and crafting dan of course… ngeblog disini..

…tapi, semenjak kuliah, hari-harimu diforsir oleh deadline, dan semua hal tidak sesuai dengan ekspektasimu, your friends become one by one disappear karena mereka tidak suka dengan apa yang mereka jalani. Aku rasa blog-blog yang mengatakan bahwa DKV itu akan memutar balikkan pola pikirmu itu  benar apa adanya dan aku sudah mengalaminya, i thought it would be fun for me… but.. it’s not what u think it is… aku gk bermaksud mendiskreditkan jurusan ini bahwa jurusan ini susah, aku ngerti semua jurusan juga pasti ada ‘gampang-susahnya’.. but what if… it’s not what makes you happy to do it? Or.. maybe you’re just bored? kzl? hahah.. 😀 Jika kalian anak DKV pasti ngerti mksudnya gimana… (pasti beberapa juga gk ngerti sih, lol) Atau mungkin aku yang bodoh seharusnya tidak masuk jurusan itu dari awal, but i don’t have a choice anymore..? Karena dari awal masuk aku udah selalu optimistik, tapi setelah menjalaninya it begins to… gone.

Karena gara-gara ini, i don’t know why… setelah menjalani kuliah sampai smester 2, i began to lose my motivation to art again.. biasanya aku selalu menyukainya kalo libur thu, ‘yeey… hri libur penuh, aku bisa menggambar sepuasnya tanpa judgement dri dosen, tanpa perlu membandingkan karya teman, dll’, but suddenly.. aku udh gak tau lagi mau ngapain… Bukan motivasinya aja yang ilang, seluruhnya juga berkurang, like my minds, my imagination, tanganku yang biasanya udh biasa gambar tanpa sketsa, y’know biasanya aku waktu ngegambar aku udh langsung pake pulpen gk perlu sketsa… Jadi thu tanganku udh mulai kaku-kaku gitu lho… ngerti gk? Sampe situ aku mulai curiga dong like ‘what the fuck is happened to me??!’ Yang awal-awalnya aku menjalani apa yang menjadi elemen pertamaku (menggambar, visual, imagination), aku berpikir kenapa semakin naik kesmester tinggi, semua yang pernah aku gemari jadi menjauh? Fuck this man.. i need help! Biasanya aku bisa melukis/menggambar dari imajinasiku tiba-tiba aku gak tau mau gambar apa, aku akan menggambar ketika dosen suruh mau gambar apa dan apa yang harus dipikirkan. kalopun aku ada imajinasi mau gambar apa tapi tanganku tidak mendukung (Anak seni ataupun desain pernah ngalamin hal kayak gini pasti hahah..)

I realized i’m in artblock situation, dan aku tau bahwa seharusnya kalo artblock jangan dipaksakan… maybe i’m thinking i need to rest… aku lepas semuanya, i’m accept that i don’t always have to draw everytime… Tapi pas sampe smester 3, aku bner2x kurang ngegambar, pling dikit cuma gmbar doodle2x doang but i want more like my old self.. and u know what, it’s even worse!! XD Kan biasanya artblock beberapa hari ilang yah.. ini nggak woyy!! hahah… ngakak sma diri sendiri pas nulis ini… XD This is like… i’m leaving my hobby and my skill… almost permanently… oh my god, sometimes, aku ingat kata orang bilang kalo ngegambar mesti dikembangkan terus, takutnya pas udh gede, gk bisa ngegambar lagi.. JENG.. JENG.. hahah… Fuck me….

jadi.. begitulah sekarang yang terjadi.. so… to get rid of what happen… aku gak akan berpikir untuk artblock, but i think i need to rest more.. dan aku yakin semuanya pasti berlalu dan baik-baik aja.. for now.. there is one thing i can do without having my artblock…

Jadi kau ingin menulis dlu disini?

Yeah guys and gals… that is correct and for now, this blog is my.. hmm.. kalo dibilang harapan terakhir nggak sih, aku tau aku bakal ninggalin blog ini lagi pas kuliah dimulai..

How dare you…!

I know, i know that’s like betraying, and i’m sorry… tapi aku akan berusaha untuk menulis disini dan setidaknya… aku punya banyak konten untuk ditunjukan.. i don’t know, maybe i’ll try new hobbies, hang out in the nature, read a book, dan terkadang yah… aku berpikir… if something happens for a reason, then.. what i experienced is a reason itself, aku gak tau ada hubungan karma atau sebuah ‘ciptaan baru’ dari alam semesta. If it’s make me a new or better person… then bring it on..

Well.. guys and gals, that’s all for now i can share with, things get emotional here.. hiks.. *lebay* hehehe.. I guess i will try and get along with the journey itself. Okay.. let’s get into it..

****

Before i tell you the interview, aku cuma mau berterima kasih buat orang-orang yang sudah e-mail aku dan memintaku untuk melanjutkan post tentang alien interview ini.. wow.. i mean… thank you, mungkin ada beberapa dari kalian yang gk terlalu ngerti bahasa inggris, you like it and want more.. you can just comment pada post sebelumnya, but it’s ok, maybe you’re shy or something like me… who knows, hehe..

Well, as usual, aku menyarankan kalian untuk menonton videonya dahulu, baru membaca terjemahan dan opini pribadiku mengenainya, hmmm… sebenarnya gk usah diliat gak apa-apa sih, tapikan aku cuma orang biasa, dan menjadi penerjemah bukanlah keahlianku, aku cuma mau memastikan aja kalau inilah yang sudah aku translate, mungkin kalau ada pengertian yang salah kalian bisa beritahu aku. Atau lebih parah lagi, sebenarnya ada beberapa dari kalian sudah tau tentang ini sebelumnya, idk, mungkin kalian baca sendiri, atau cari tahu sendiri, dan ketika aku update postnya disini, takutnya pembaca sebelumnya offended, heheh… XD but…. if some of you have been read this before then you don’t have to read my entire blog, ntar makin bingung heheh. Dan btw, kalau aku pikir-pikir lagi, video ini masih merupakan lanjutan dari video interview yang pertama. So, here we go..

Q : Mengapa kau berhenti berkomunikasi?
A : Tidak berhenti. Yang lain. Tersembunyi/tertutupi,ketakutan rahasia
(Yalord, maafkanlah hamba untuk terjemahan yang buruk ini T.T)

Well, sampai sini, aku nangkepnya thu kalo si Alien ini, Airl tidak mau berkomunikasi atau menjawab pertanyaan dari entahlah, mungkin pejaga2x yang ada disana atau staff khusus yang sengaja dibayar untuk berbicara dengannya, bahkan tidak percaya dengannya, dan divideo tersebut dikatakan kalau Airl sepertinya tahu/menyadari kalau orang-orang sana (yang menginterogasinya) punya tujuan rahasia untuknya. Yah.. namanya juga manusia kalo ketemu yang asing-asing juga curiga dan penasaran dan akhirnya mencoba bermaksud berkomunikasi tapi yang ada malah seperti mengancam. Dan Matilda merasa kalau Airl tidak memiliki rasa takut sama sekali kepada manusia yang berhadapan dengannya. Yeah… of course, she’s an alien and more advanced than us, duh.

TOP SECRET
Official Transcript of the U.S. Army Air Force
Roswell Army Air Field, 509th Bomb Group
SUBJECT : ALIEN INTERVIEW, 11.7.1947

Q : Apa kau bisa membaca/menulis bahasa yang ada dibumi ?
A : Tidak
(Yang ini seharusnya mungkin bisa sih, karena jika alien selalu tertarik dan mengobservasi

planet bumi dan keberadaan manusia,  bukannya seharusnya alien tersebut harus bisa belajar memahami bahasanya? Entahlah, mungkin cuma alien tertentu yang bisa dan dikhususkan untuk mengerti…(?))

Q : Apa kau mengerti angka dan matematika?
A : Ya, aku adalah petugas/pilot/insinyur
(Well, that’s make sense to me)

Q : Apa kau bisa menulis/menggambar sebuah simbol yang bisa kita terjemahkan kedalam bahasa kita?
A : Belum tentu
(Of course, take a look at the crop circle…)

Q : Apakah ada tanda yang lain atau maksud dari komunikasi yang bisa membantu kita untuk mengerti pikiranmu dengan jelas?
A : Tidak
(LOL.. what do you expect?)

Sesi Kedua….
Aku tidak mengerti kenapa mesti ada sesinya, mungkin ada jam istirahat? Jeda waktu? Pergantian penanya? I don’t know, let’s just move on…

Q : Bisakah kau menunjukan peta bintang yang mana bintang planetmu?
A : Tidak

Divideonya dikatakan ia tidak bisa karena ia tidak tau arah dari bumi keplanetnya, sengaja untuk tdak memperlihatkan lokasinya. Itu sudah merupakan fakta bahwa sistem bintang planetnya tidak ada dipeta bintang bumi manapun. Terlalu jauh tempatnya. Hmm.. aku tidak tau apakah mereka sudah menunjukan semua peta galaksi yang ada dialam semesta but aku rasa mungkin sejauh berada digalaksi lain, siapa tau tempat tinggalnya bukan digalaksi milky way? Mungkin siapa tau ia bisa saja berada digalaksi lain lagi dan lebih jauh? Or maybe she lives in another dimension? Dalam arti dimensi lain.. there’s such a place, ada suatu tempat dimana mata manusia tidak bisa melihatnya tapi tempat itu benar-benar ada, same as ghost principles or parallel universe(?)  Nah.. alien is an advanced civilization, mungkin teknologi dan kesadaran batin mereka saking canggihnya dapat menembus dimensi lain dan dapat memanifestasikannya kedalam bentuk apapun dan dimensi apapaun.

Q : Butuh berapa lama untuk membawa orang-orangmu untuk dibawa kesini (Bumi)?
A : Tidak diketahui
Q : Butuh berapa lama untuk membawa orang-orangmu datang kesini untuk menyelamatkanmu?
A : Beberapa menit atau beberapa jam
Q : Bagaimana kita bisa membuat mereka mengerti bahwa kita tidak berniat untuk menyakitimu?
A : Tujuannya sudah jelas. Melihat dalam pikiranmu. Gambaran dan perasaan.
(Well, sampai sini aku mengerti bahwa mereka memiliki kemampuan untuk melihat atau secara telepati dapat mendapatkan informasi dari mahkluk lain sperti manusia misalkan)

Q : Jika kau bukan mahkluk biologis, mengapa kau menganggap dirimu feminin/perempuan?
A : Aku adalah pencipta, ibu, sumber(?)
(Sampai sini aku gak begitu mengerti, tapi menurutku pribadi setangkap-tangkapnya aku bahwa mungkin maksudnya adalah Airl sebagai individu yang berkemampuan lebih, ia dapat mendefinisikan dirinya sendiri dengan pikirannya, same as law of attraction, y’know, suatu pola pikir yang dapat mengubahmu secara fisik dan mental, it’s all about kekuatan pikiran)

Pertanyaan-pertanyaan ini hanya memakan waktu beberapa menit untuk diselesaikan, Matilda menyadari bahwa ini akan menjadi masalah yang seris jika alien tersebut tidak mau bekerja sama atau memperlihatkan informasi yang ada untuk militer, agen intel, atau ilmuan yang berguna bagi mereka. Matilda juga yakin alien tersebut sudah tahu tujuan sebenarnya dari orang yang menulis beberapa pertanyaan yang Airl tidak ingin jawab apapun keadaannya. Matilda juga yakin semnjak ia bukan mahkluk biologis, tidak ada penyiksaan atau paksaan yang akan mengubah pikirannya.

Sesi Ketiga…

Q : Apa jaminan atau bukti yang kau minta dari kita agar kau cukup aman untuk menjawab pertanyaan kami?
A : Hanya dia yang bicara. Hanya dia yang mendengarkan. Hanya dia yang bertanya. Tidak ada yang lain. Harus belajar/tahu/mengerti.

Aku rasa aku nangkepnya hanya Matilda yang boleh berkomunikasi kepadanya, tidak dengan yang lain, why? I don’t know, maybe mungkin mereka terlalu keras pada Airl dan mungkin Airl merasa yang menginterogasi ia merasa terancam jadi Airl mengambil manusia biasa seperti Matilda..(?)

Kendala Bahasa

John Newble, seorang spesialis bahasa Jepang dari angkatan laut, memiliki penjelasan dan solusi untuk masalah tersebut. Ia menjelaskan bahwa, pertama maslah yang perlu dilakukan dalam ketidakmampuan alien untuk berkomunikasi. Terutama dalam keengganannya untuk berkomunikasi dengan yang lainnya daripada diriku (Matilda), kedua, untuk penjelasan komunikasi komprehensif/luas. Kedua hal ini butuh dimengerti dan dikomunikasikan melalui bahasa umum. Seorang spesialis itu menyarankan aku untuk menggunkana buku anak-anak dan buku bacaan yang paling dasar dan teks ‘grammar’ untuk dibawa keruang wawancara. Rencananya aku duduk disamping alien tersebut dan membaca dengan keras untuknya sambil menunjukan teks yang aku baca dengan jariku jadi dia bisa mengikutinya.

Teorinya, alien itu bisa diajarkan membaca, seperti seorang anak yang diajarkan membaca dengan tulisan dibantu denga suara kita. Dengan penulisan teks, seperti instruksi dalam ‘grammar’ fundamental. Aku balik kedalam ruang wawancara dan memberitahu ide ini kepada Airl. Ia tidak keberatan untuk membaca bahasa walaupun ia tidak membuat komitmen untuk menjawab pertanyaan. Tidak ada yang memiliki ide yang lebih baik, jdai kita lanjutkan saja.

Aku mulia membacakan buku sekolah yang digunakan anak-anak pelopor tahun 1800 diperbatasan Amerika judulnya, ‘Mc Guffey’s Eclectic Reader, Prime Through Sixth’.

Sejak aku adalah perawat, bukan seorang guru, spesialis bahasa yang memberikanku buku itu juga memberikanku pengarahan yang luas, kursus yang memakan waktuku sepanjang hari, bagaimana menggunakan buku untuk mengajar alien.

Pada hari ke-15 setelah ‘menyelamatkan’ Airl dari lokasi kecelakaan, aku mampu berkomunikasi dengan lancar dan mudah dengannya dalam bahasa inggris. Ia telah banyak menyerap material tertulis saat ini sampai-sampai edukasi akademiknya melebihi kemampuanku. Walaupun aku lulus SMA di Los Angeles tahun 1940 dan mendaftar kuliah untuk 4 tahun jurusan medis dan poelatihan perawat, kemampuan variasi membacaku masih terbatas.

TOP SECRET
Official Transcript of the U.S. Army Air Force
Roswell Army Air Field, 509th Bomb Group
SUBJECT : ALIEN INTERVIEW, 11.7.1947

(This is it folks, akhirnya setelah sekian lama, akhirnya Airl berbicara)

Q : Apa yang ingin kau katakan Airl? (Matilda yang bertanya)
A : Aku sudah menjadi bagian dari Pasukan Ekspedisi Domain (Domain Expeditionary Force) disektor luar angkasa untuk ribuan tahun. Bagaimanapun, aku belum mengalami interaksi langsung dengan makhluk dibumi sejak 5.965 SM. Ini bukan fungsi/tujuan utamaku untuk berinteraksi dengan penduduk planet dalam ‘Domain’ (Wilayah). Aku adalah petugas, pilot, dan insinyur dengan beragam tugas untuk dilaksanakan, meskipun begitu, walaupun aku fasih dalam 342 bahasa dalam ‘The Domain’, tapi aku belum pernah diperlihatkan/tahu tentang bahasa inggrismu. Bahasa bumi terakhir kali yang pernah aku tahu adalah bahasa sansekerta dari Himne Weda. Semenjak saat itu, aku adalah anggota dari misi dikirim untuk menginvestigasi markas ‘Domain’ yang hilang yang berada di Himalaya. Seluruh batylon (semua pasukan didalam markas) yang terdiri dari petugas, pilot, staff komunikasi dan personel administratif menghilang dan markas tersebut hancur.

(Wow guys n’ gals.. bahasa sansekerta.. dan sebuah markas di gunung Himalaya, well.. you know that science fiction is not entirely fiction at all(?) But it’s strange jika ia baru tahu bahasa inggris saat itu, mungkin ini kunjungan pertamanya dibumi atau Airl benar-benar tidak boleh ikut campur dalam urusan bumi ini?)

Beberapa jutaan tahun yang lalu, aku dilatih dan menginvestigasi untuk Badan Evaluasi Data dan Petugas Pengembangan Program dari ‘The Domain’. Karena aku berpengalaman dalam teknologi tersebut, aku dikirim kebumi sebagai bagian dari tim pencarian. Salah satu tugasku adalah meliputi interogasi dari poupulasi manusia yang tinggal secara berdampingan. Beberapa dari orang tersebut melaporkan ada penampakan ‘vimanas’ atau pesawat luar angkasa diarea itu.

(Vimanas adalah bahasa India yang.. hmm.. aku belum tahu pasti sih arti sebenarnya apa, tapi lebih mengacu kepada arti pesawat luar angkasa atau UFO, you can search it. This is interesting actually like another ‘history thingy’ about ET. You know history can’t lie… hehe.. aku tahu, beberapa peneliti menganggap bahwa sebenarnya ini adalah representasi dari Dewa-Dewi Hindu, bahwa ceritanya mereka punya kereta kencana yang bisa terbang terus rakyat-rakyat disana awalnya tidak mengerti itu apa lalu mereka menganggapnya adalah ‘kereta kencana udara’, ‘Kereta burung Terbang’, dan julukan lainnya. Seperti patung yang ada di Candi Sukuh yang y’know patung yang keliatannya ‘anthropomorphic’, ada sayapnya dan sampe sekarang belum ada yang tahukan itu apa secara fakta karena kita belum punya time machine untuk kembali kemasa lalu ? But secara teori, bnyak yang bilang itu dewa? itu Alien? terus ada yang bilang bahwa itu adalah lambang negara Indonesia, Garuda or what? Well.. idk, but anything is possible right?)


Vimana

Mengikuti ekstensi logika dan bukti, testimoni, dan observasi, serta tidak adanya bukti yang kuat, aku memimpin timku kearah penemuan yang masih ada, yaitu ‘Old Empire’ (Kerajaan Tua). Kapalnya dan instalasi ‘Old Empire’ yang masih tersembunyi didalam tata surya ini yang belum kita sadari. Kau dan aku tidak mampu berkomunikasi dalam bahasamu karena aku, secara pribadi belum mengetahui bahasamu. Bagaimanapun, sekarang, aku telah memindai buku-bukumu dan material yang telah disediakan. Data ini telah disampaikan kestasiun luar angkasa kami didaerah sekitar bumi (?) dan diproses oleh petugas komunikasi kami oleh tim komputer, kemudian diterjemahkan kedalam bahasaku dan disampaikan balik kepadaku dengan konteks yang bisa aku pikirkan. Aku juga menerima informasi tambahan dari dokumen yang yang disimpan dikomputer kami, tentang bahasa inggris dan rekama ‘Domain’ yang berkaitan dengan peradaban bumi.

(Hmm… jadi kayak semacam telepati gitu aku nangkepnya.. Jadi Airl mengirimkan data-data bahasa bumi kestasiun ‘Domain’ trus mereka mengirimkan hasil terjemahannya secara telepati?  Atau… mungkin Airl dipinjamkan komputer dibumi sana dan entah bagaimana Airl bisa mengirimkannya ketempat asalnya..)

Sekarang, aku siap untuk memberikanmu informasi tertentu yang menurutku akan menjadi nilai bagus untukmu. Aku akan memberitahu yang sebenarnya. Walaupun kebenaran itu relatif atau berhubungan dari kebenaran yang lain, aku harap aku bisa membagikannya denganmu dengan jujur dan akurat, sesuai dengan apa yang aku lihat, dalam batas integritasku, ras-ku, dan tanpa melanggar kewajibanku untuk organisasiku dan bersumpah untuk menegakan dan melindungi.

Q : Ok, apa kau akan menjawab pertanyaan dari ‘galeri’ sekarang?
A :  Tidak, aku tidak akan menjawab pertanyaan. Aku akan menyediakan/memberitahu informasi padamu yang aku rasa akan bermanfaat untuk kesejahteraan mahkluk spiritual yang abadi yang meliputi kemanusiaan dan itu akan membantu mengembangkan pertahanan hidup dari segudang kehidupan dan lingkungan bumi yang menjadi bagian dari misiku untuk memastikan kelestarian bumi. Secara pribadi, sudah menjadi keyakinanku bahwa mahkluk hidup adalah mahkluk spiritual yang abadi, ini termasuk manusia. Demi ketepatan, aku akan menyederhanakan kata-kata, yaitu IS-BE (Adalah-Menjadi). Karena sifat dasar dari mahkluk abadi adalah mereka tinggal dalam keadaan yang abadi disebut ‘is’. Dan  tujuan mereka satu-satunya dari eksistensi dan mereka ingin menjadi apa disebut ‘Be’.

(Correct me if i’m wrong karena aku memang mengerti maksudnya, tapi aku tidak pandai merangkainya dengan kata-kata.)

Tidak penting bagaimana rendahnya mereka dalam masyarakat, setiap IS-BE pantas mendapatkan kehormatan dan perlakuan seperti aku ingin menerima perlakuan yang demikian. Setiap individu dalam bumi melanjutkan untuk menjadi apa dan alasan mereka untuk hidup, maupun mereka menyadarinya atau tidak.

(Well, makanyakan ada org bilang, kita thu hidup pasti ada alasannya, kita lahir pasti ada alsannya..)

Hanya ada 3 hal yang terjadi setiap hari setelah interview :

  1. Airl dengan tegas menolak menjawab pertanyaan apapun yang ia rasa pertanyaan tersebut berasal dari para petugas yang disruh padaku.
  2. Airl melanjutkan untuk mengarahkanku tentang pokok-pokok pilihannya.
  3. Setiap malam setelah wawancara tersebut, ia memberikanku daftar baru tentang hal/informasi yang ia cari. Setiap malam, aku memberikan daftar ini kepada petugas dan keesokan harinya, Airl menerima tumpukan buku besar, majalah, artikel, dan sebagainya,

Ia belajar buku-buku ini setiap malam ketika aku tertidur, pola perilaku ini dilakukan berulang-ulang setiap hari ketika aku selesai mewawancarainya. Hal yang akan menjadi subjek dalam wawancaraku, Airl memberitahu tentang sejarah singkat bumi, tata surya, dan luar angkasa terdekat dari perspektif ‘The Domain’.

Closing

Well… that was interesting and fun..

fun? What kind of nerd are you?

Well, not totally nerd at all, aku masih ada ‘bitchy2x’nya kok hehehe… XD seimbangkan jadinya, hahaha.. Well, remember that kalo Airl ingin menjelaskan sejarah penciptaan bumi menurut dari perspektif planetnya sendiri. Bisa jadi perspektif tentang bumi menurut ras planet lain juga berbeda begitupun kita sebagai manusia, banyaknya teori yang ditunjukan tapi yang paling umum adalah ‘Big Bang’kan? Y’know, setelah menghilang berbulan-bulan dari blog ini, aku banyak-banyak membaca, menonton media tentang hal seperti ini, dan.. semakin kalian mendalami hal ini, semakin kalian.. hmm.. istilahnya thu ‘i don’t know what to believe anymore’ so if you’re uncomfortable with too much information, atau tipe-tipe orang yang hanya ingin hidupnya baik-baik saja, yang gak mau tahu, sebaiknya kalian jangan memaksakan diri. Malas jugakan kalian pasti membaca tulisanku hahah…

Aih.. sombong…

No.. i mean it, awal-awalnya hal seperti ini biasa aja dan cuma sebagai ‘teori konspirasi’ belaka, but.. if you’re getting into it, dan terkadang, it will lead you to the horrible truth, bayangkan  jika hal-hal seperti ini diviralkan and please… open your mind and heart. Terkadang menjadi ‘open minded’ membuat kita tahu untuk menyelesaikan masalah. *sigh* y’know, blog ini ditunjukan kepublik tapi keluarga dan teman-temanku tidak tahu kalau aku punya blog dan kontenku seperti ini, i know there’s a chance they will see this but never mind about that. Aku juga tidak tahu kenapa aku suka hal-hal beginian, it feels like a magnet to me between this kind of information. Aku pernah mengabaikan hal ini salah satunya dengan yah itu.. menyibukkan diriku sendiri waktu kuliah, tapi ada aja waktu untukku untuk mencari hal-hal sperti ini. Well.. ada sih beberapa temanku yang tahu blog ini, but aku rasa aku sudah hilang selama berbulan2x dan aku rasa mereka tidak mengecek blog ini lagi until now, but i don’t care. Terutama pada hal-hal relationship, y’know you’ve got to be honest and reveal the secrets if you want to commit.. but please… tpi jangan juga terlalu percaya sma hal-hal yang seperti demikian juga, pastikan cari dulu informasinya, faktanya aakah benar atau tidak, jangan gampang percaya sama aku juga yah… heheh.. *piece*

The point is with this interview that Airl datang bukan untuk menjadi slaves/budak bumi atau eksperimen untuk manusia, yah iya dong, secara mereka lebih advanced dari manusia, bukan maksudku untuk merendahkan manusia because aku juga manusia sendiri, tapi intinya, aku merasa bahwa mereka tahu apa yang kita tidak tahu, dan mereka mencoba untuk memberitahukan apa yang sebenarnya terjadi, instead, para manusia menginterogasinya dengan pertanyaan yang membuatnya ia sebagai ancaman padahal ada beberapa alien yang tipenya ‘peaceful’ ada yang juga ‘hostile’. Dan ia percaya pada spiritualitas, you heard that? It’s even better…  Let’s all just try to be kind with someone or something..(?)  Although aku juga masih menemukan kejanggalan pada interview ini but hey, i still want to believe.. 🙂

Sampai sini dulu, dan ini adalah benar-benar akhir dari part 2, stay tuned for part 3.. *udh kyk sinetron aja yak* Oh yah, aku mau kasih tahu klo aku sudah tidak aktif dalam Facebook lagi karena aku memang tidak memakainya , jadi if you want to ask something just e-mail me or comment down below.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s